Berita  

ADD Operasional Pemdes,Operasional BPD,Dan Kegiatan Lainnya 288 Desa Di Kab Banyuasin Tidak Dapat Dicairkan

 

JELAJAHPERKARA.COM|| BANYUASIN –

Melalui Surat kedinasan dengan nomor surat 142.21/468/DPMD/V/2020 yang bersifat penting perihal pencairan dana ADD Operasional Pemdes, Operasional BPD, dan Kegiatan Lainnya tahapan ll 40% dan tahapan lll 20% bagi 288 desa (dua ratus delapan puluh delapan) Tahun 2020 (60%).

Kepada Yth. Bpk/Ibu Camat se Kabupaten Banyuasin : Berikut disampaikan pencairan ADD Operasional Pemdes, Operasional BPD, dan Kegiatan Lainnya Tahun 2020 (60%) demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Roni Utama, AP.,M.Si NIP. 19751013 199412 1001 Dan Camat pun menyampaikan kepada Kepala Desa Kepada Yth Bpk/Ibu Kepala Desa C.q Kaur Keuangan Se Kabupaten Banyuasin.

Sehubungan dengan telah dikeluarkannya rekom ADD ops 60% alangka baiknya ops tersebut dijadikan silpa utk menghindari kesalahan administrasi Untuk pencairan disarankan setelah apbdes tahun 2021 ketok palu. Demikian harap untuk dimaklumi.

Sementara uangnya tidak dapat ditarik karena sekarang sudah tutup buku tahun 2020 sekarang sudah masuk tahun 2021 kami Kepalah Desa (288 Kepala Desa) minta bantu jelas perwakilan Kepala Desa pada media Jumat (01/01/2021).

Tapi duit nya tidak bisa di tarik apa maksud dinas PMD Kabupaten Banyuasin, Sementara sudah tutup buku kami kades minta bantu melalui pesan singkat WhatsApp nya.

Diketahui dana yang belum dapat dicairkan di setiap desanya dari 288 desanya rata-rata Rp.25.000.000,00 X 288 Desa : Rp….

Media tapi kan ini masuk Silpa. Kepala Desa: Tapi ini anggaran 2020 yang Kepala Desa semuanya sudah terutang termasuk OP BPD Ya kalau mau menyelesaikan APBDes bulan 5 baru di bayar. Kasar nya uang ini dipakai alias defisit.

Ini sudah AKAL-AKALAN menurutnya yang boleh di Silpa kan dana desa. Kalau operasional dan tunjangan tidak mungkin. Ini sangat dibutuhkan jelasnya. (Rn).