Cloud Hosting Indonesia

Demi Turut Berpartisipasi Menjaga Marwah Positif Polri, Wakil Ketua Pelaksana DAJ Dorong Propam dan Itwasum Proses Adanya Dugaan Penyidik Tidak Profesional

Dugaan keberpihakan terus terjadi di level Penyidik Polda, Polres dan Polsek, hal tersebut menjadi konsen utama Dhipa Adista Justicia Law Firm. Wakil Ketua Pelaksana Dhipa Adista Justicia (DAJ) DR.Drs.Hadi Purnomo.SH.,MH yang merupakan Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian RI (PTIK) sangat menyayangkan Marwah Polri harus dirusak oleh oknum-oknum pada level penyidik yang tidak profesional.

Guna demi menjaga Marwah Polri, DR.Drs.Hadi Purnomo.SH.,MH akan terus mengupayakan berbagai langkah hukum membuat laporan kepada Propam Polri dan Itwasum Polri dan juga sampai kepada Kapolri.

“Masih banyak oknum anggota Polri yang belum mampu merealisasikan instruksi pimpinannya (Kapolri) untuk bekerja dengan profesional dan sebaik mungkin. Hal itu dikatakannya menyinggung adanya Oknum penyidik Harda I di jajaran Polres Metro Jakarta Barat yang adanya dugaan ketidakprofesionalan yang diduga dilakukan oleh AKP Diaman, SH, MH. selaku Kanit Harda Satreskrim Aipda Amirudin Baharudin selaku anggota Subnit I Harda Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dalam melakukan Penyelidikan dan juga diduga kuat tidak mampu menunjukan kinerja yang profesional. Dan advokat yang menangani telah melaporkan dugaan tersebut ke Divisi Propam Polri dan Itwasum Polri, sebagai salah satu wujud kepedulian kami,” ujar DR.Drs.Hadi Purnomo.SH.,MH Wakil Ketua Pelaksana DAJ dalam keterangan pers nya, Selasa, 06/09/2022.

Diterangkan oleh Hadi Purnomo, masih banyak lagi Laporan polisi atas nama Pelapor Klien YULI ISNAWATI yang Diduga terkunci dan terkesan di Peti Eskan oleh Oknum penyidik yang berpihak dan tidak profesional yang akan melaporkan dugaan tersebut ke Divisi Propam Polri dan Itwasum Polri, sebagai salah satu wujud kepedulian pihaknya terhadap institusi Polri.
“Langkah bersih-bersih Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap institusi yang dipimpinnya mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketegasan menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendapat tanggapan positif dan kritis dari Laksamana (P) Tedjo Edhi Purdijatno, SH., Pendiri dan Pembina Dhipa Adista Justicia Law Firm,” imbuhnya.

DR.Drs.Hadi Purnomo.SH.,MH juga menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Mantan Kasal Tahun 2008-2009 dan Eks Menkopolhukam tersebut yang turut memberikan pandangannya terhadap polri yang dinilainya masih harus terus membenahi internal institusinya.

“Sebagai masyarakat yang perduli terhadap institusi kepolisian, saya mengapresiasi
sikap tegas dari Kapolri. Kepentingan utama institusi yang bertujuan untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat patut jadi prioritas utama dari kepentingan yang menguntungkan pribadi dari para oknum anggota yang selama ini memanfaatkan wewenang dan jabatannya untuk kepentingan pribadi sehingga mencoreng institusi polri,” ujar Pendiri LAW FIRM DHIPA ADISTA JUSTICIA, Tedjo Edhi Purdijatno, SH, di sela-sela kegiatannya di Jakarta, Minggu (4/9).

Dosen PTIK tersebut memiliki pandangan yang sama terhadap pernyataan yang telah disampaikan oleh Laksamana (P) Tedjo Edhi Purdijatno, SH., terutama pada point, “Mengedepankan pengawasan internal didalam menjalankan tupoksi sesuai wewenang, jabatan, dan intelektual serta integeritasnya menjadi sebuah kebutuhan dan tuntutan dalam memastikan langkah agar pembenahan berjalan dari kepala hingga ekornya”.

“Meningkatkan pengawasan institusi Polri pada level jajaran Polsek, Penyidik dan sebagainya sangat penting, karena menurut saya masih ada saja oknum di level penyidik yang masih bekerja tidak profesional sehingga dapat mencoreng institusi Polri itu sendiri,” ujar ‘Laksamana (P) Tedjo Edhi Purdijatno, SH.

Dikatakan oleh Hadi Purnomo, “Hal yang telah mendapat perhatian dari Eks Mekopolhukam, Laksamana (P) Tedjo Edhi Purnomo, SH., sudah seharusnya menjadi perhatian Kapolri dan para petinggi Polri, demi kinerja profesional untuk terus menghadirkan profesionalitas dalam mengemban amanahnya dalam melayani dan mengayomi masyarakat,” tutupnnya. (Rendy/Red)

Sumber Berita : Dhipa Adista Justicia

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
Cloud Hosting Indonesia