Inilah Data Terupdate Korban Bencana Banjir Di Adonara Flores Timur

  • Bagikan
JELAJAHPERKARA.COM || FLORES NTT-

Akibat hujan dengan intensitas yang tinggi dan terus menerus terjadi di wilayah Kabupaten Flores Timurtepatnya di pulau Adonara pada hari Minggu, 04 April 2021 pukul 01.00. hingga menyebakan tanah longsor serta hampir semua akses dari dank e desa- desa yang berad di pulau Adonara teputus.

Sementara menurut informasi dari warga yang berhasil redaksi media ini hubungi melalui sambungan telephone selular, bahwa sudah 2 (dua) minggu mereka tidak pernah melihat matahari sedikitpun, dan saat ini, Senin pada sekitar pukul kurang lebih 11:00 Witeng masih saja terjadi hujan dan sambungan listrik dibeberapa desa terputus. demikian dikatakan salahsatu warga desa Waiburak, kecamatan Adonara Timur.

Berikut ini data terupdate serta rincian lengkapnya yang masuk ke meja redakasi Sotarduganews.com yang berhasil kami peroleh
Banjir Bandang terjadi di Kecamataan Ile Boleng :
Desa Nelelamadike.
Kecamatan Adonara Timur:
Desa Waiburak, Desa Saosina, Kelurahan Waiwerang
Sedangkan wilayah yang juga dilanda banjir terjadi di
Kecamatan Wotan Ulumado:
Desa Oyang barang, Desa Demondei, Desa Pandai, Desa Mewet.
Kecamatan Adonara Barat:
Desa Waiwadan, Desa Duwanur, Desa Danibao, Desa Hurung.
Kecamatan Adonara
Desa Sagu.
Desa Kolilanang, Desa Adonara
Kecamatan Klubagolit:
Desa Mangaaleng.

Kemudian Tanah Longsor terjadi di:
Kecamatan Wotan Ulumado:
Desa Demondei
Gelombang Pasang terjadi :
Kecamatan Adonara Barat :
Desa Waiwadan, Desa Duwanur, Desa Homa
Kecamatan Adonara :
Desa Adonara
Kecamatan Ile Boleng :
Desa Nelelamadike;
Korban Meninggal : 54 Orang
Korban yang Belum Ditemukan : 2 Orang
Korban Luka-luka : 31 0rang
Kecamatan Adonara Timur
Desa Waiburak:
Korban Meninggal : 7 Orang
Korban yang belum ditemukan : 1 Orang
Korban Luka-luka : 4 Orang
Kelurahan Waiwerang;
Korban Meninggal : 3 Orang
Korban belum ditemukan : 2 Orang
Kecamatan Wotan Ulumado
Desa Oyang Barang;
Korban Meninggal : 2 Orang
Korban yang belum Ditemukan : 1 Orang
Korban Luka – luka : 3 orang
Desa Pandai :
Korban Meninggal : 1 Orang
Dengan demikian Korban yang meninggal : 67 Orang
Total Korban yang belum ditemukan : 6 Orang
Total Korban Luka-luka : 38 Orang

Sementara itu Kerugian Materil akibat banjir bandang hingga menyebabkan tanah longsor antara lain
Sektor Sosial :
Total rumah penduduk 230 Rumah dengan rincian sebagai berikut :
1. Desa Lamanele : 47 Rumah
2. Desa Waiburak : 66 Rumah
3. Desa Oyang Barang : 40 Rumah
4. Desa Danibao : 1 Rumah
5. Desa Demondei : 5 Rumah
6. Desa Waiwadan : 11 Rumah
7. Desa Duwanur : 50 Rumah
8. Desa Adonara : 5 Rumah
9. Desa Sagu : 5 rumah
Terdiri dari :
– 17 Rumah Penduduk hanyut
– 82 Rumah Rusak Berat
– 34 Rumah Rusak Ringan
– 97 Rumah Warga terdampak lumpur dan material
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 24.409.100.000,-
* Sosial dan Keluarga
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 500.000.000,-
Sedangkan dii Sektor Infrastruktur yakni :
– Jembatan : 1
– Plat Duiker : 3
– Talud Pengaman Pantai : 2 Lokasi
– Ruas Jalan Koli – Mangaaleng
– Ruas Jalan Waiwadan – Danibao
– Normalisasi Kali : 4 titik
a. Desa Nelelamadike
b. Desa Waiburak
c. Desa Waiwadan
d. Desa Duwanur
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 25.925.215.000,-
Total Keseluruhan : Rp. 51.834..315.000,- (lima puluh satu milyar delapan ratus tiga puluh empat juta tiga ratus lima belas ribu rupiah)
Korban Jiwa :
Kecamatan Ile Boleng :
Desa Nelelamadike
Jumlah Pengungsi ; 750 Orang, Tempat : Desa Nelelamawangi, SD Desa, Nelelamawangi, Balai Desa Nelelamadike, Poskesdews Nelelamadike.
Kecamatan Adonara Timur :
Desa Waiburak :
– Jumlah Pengungsi ; 150 orang
– Kapela Wailingo
– Posyandu Desa Waiburak
Kelurahan Waiwerang
– Jumlah Pengungsi : 253 Orang
– Tempat : MAN I Flores Timur, Mess Guru SDI Waiwerang
Total keseluruhan: 403 orang
Kecamatan Wotan Ulumado :
Desa Oyang Barang, Jumlah Pengungsi ; 100 Orang
Total Pengungsi di Kabupaten Flores Timur: 1.253 orang. Saat berita ini diatayangkan Petugas dari Penanggulangan Bencana Nasional serta daerah sedang melakukan evakuasi Korban Bencana, mendirikan Posko Pengungsian, menyediakan Dapur Umum, Pendistribusian Logistik serta mendirikan Posko Kesehatan.

(rls/Vincent).

  • Bagikan