Kapolsek Deli Tua Dua kali Janji Lidik Lokasi Judi di Komplek Berlian Sari, Nyatanya Hingga Hari ini Masih Eksis

  • Bagikan

JELAJAHPERKARA.COM || MEDAN- Aktifitas judi ketangkasan jenis ikan-ikan Merek City Game di komplek Berlian Sari tetap exsis, walaupun awak media ini sudah dua kali mengonfirmasi langsung kepada Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli Harahap beberapa Hari lalu.

Pun juga berjanji akan lidik lokasi bisnis haram tersebut. Pantauan di lokasi hingga hari ini perjudian ketangkasan tersebut masih tetap buka dan pihak bandar judi Ikan-ikan itu terkesan tak sedikit pun takut akan pidana yang menjeratnya, Sabtu (9/9/2021).

Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli Harahao, ketika dikonfirmasi ulang pada Rabu (6/9/2021), hanya memberikan jawaban yang sama akan kita lidik.

“Terimakasih atas informasi pak akan kita lidik dulu ya,” cetusnya, ada apa ya ?

Diduga Polsek Deli Tua Polrestabes Medan sudah menerima “upeti” padahal jelas-jelas pelaku tindak pidana perjudian itu melanggar undang-undang. Secara hukum dikategorikan sebagai perbuatan tindak pidana sebagaimana diatur pada pasal 303 KUHP yang kemudian diperbarui secara khusus pada UU No 7 tahun 1974 Tentang penertiban perjudian, dengan ancaman hukumannya tidak main-main maksimal 10 tahun penjara.

Setiap hari puluhan kendaraan roda 2 dan 4 terparkir di depan ruko. Kendaraan itu milik para pemain judi tembak ikan yang sedang asik bermain di lokasi. Praktik perjudian itu dibuka sejak siang hingga tengah malam
Padahal Dimasa Pandemi Covid-19 pemerintah sangat melarang kerumunan untuk tetap menjaga protokol kesehatan agar Penyebaran Covid-19 tidak meluas.

Pihak kepolisian Polsek Deli Tua seharusnya menutup perjudian yang ada di wilayah hukum ya, selain merusak moral juga akan banyak aksi kriminal sebab permainan gelanggang (ikan-ikan) tersebut membuat pemainnya candu Sehingga apa pun akan di lakukan untuk bisa bermain lagi, apalagi dimasa Pandemi Covid-19 Ekonomi masyarakat masih melemah.

(IW)

  • Bagikan