Berita  

Kisah Raden Mas Agus Rugiarto: Keberanian Yang Menginspirasi

Jakarta ~  Di Banten, Arul dan teman-temannya sering mendengar cerita menarik tentang Raden Mas Agus Rugiarto, S.H., M.H. Kisahnya begitu inspiratif dan memikat hati banyak orang. Suatu hari, Agus duduk bersama Arul dan teman – teman lainnya, berbagi tentang masa kecilnya yang penuh lika-liku.

“Dulu, waktu aku kecil,” mulai Agus, “orang-orang sering mengejekku. Mereka memanggilku ‘lendir’, ‘lome’, atau bahkan ‘banci’. Aku suka memakai apa yang disukai wanita, dan hal itu membuat orang-orang berpikir aneh tentangku. Keluargaku, terutama ayahku, selalu menyemangati dan mendukungku. Mereka selalu mengatakan bahwa kelembutan bukan kelemahan, tapi sebuah kekuatan yang unik.”


Arul mendengarkan dengan penuh perhatian, penasaran dengan kelanjutan ceritanya. “Lalu, bagaimana kamu bisa berubah menjadi seseorang yang berani seperti sekarang?” tanyanya.

Agus tersenyum dan melanjutkan, “Aku mulai memahami bahwa tidak ada yang salah dengan diriku. Keluarga sering memandikan dan merawatku, itu membuatku merasa diterima dan berharga. Dari situ, keberanianku mulai tumbuh. Aku mulai menghadapi para preman yang sering mengganggu di kampungku tanpa rasa takut.”
Arul dan teman-temannya semakin terkesima ketika Agus bercerita tentang pengalamannya di Gorontalo. “Di sana, aku pernah dihadang oleh seorang preman yang sangat berbahaya.

Dia bahkan mengancam akan memutilasi aku. Tapi ketika kami bertemu, aku tetap tenang dan menatap matanya dengan keberanian. Entah bagaimana, dia berubah. Selama seminggu, dia datang membawa makanan untukku. Seolah-olah ada sesuatu dalam diriku yang membuatnya sadar dan berubah.”

“Luar biasa! Bagaimana bisa?” seru Arul kagum.

“Kadang,” jawab Agus bijak, “kebaikan dan keberanian bisa meluluhkan hati yang paling keras sekalipun. Bahkan dua minggu lalu, di sebuah SPBU, seorang preman mencoba menghalangiku. Tapi, melihat ketenanganku, dia malah jadi salah tingkah. Itu semua karena aku percaya Tuhan selalu menjaga orang-orang yang baik.”

Teman-teman terlihat terkesan dan mulai mengagumi Agus lebih dalam. “Aku yakin, ini bukan hanya kisah tentang keberanianku,” lanjut Agus, “tapi juga tentang bagaimana Tuhan selalu menjaga dan melindungi kita jika kita tetap berbuat baik dan tidak menyerah pada ketakutan. Setiap ujian bisa menjadi jalan untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya.”

Kisah Raden Mas Agus Rugiarto menjadi pelajaran berharga bagi Arul dan teman-temannya. Mereka belajar bahwa meskipun tampak lembut atau berbeda, setiap orang memiliki kekuatan dalam diri mereka. Keberanian Agus bukan hanya tentang menghadapi preman, tetapi juga tentang percaya pada diri sendiri dan tidak menyerah pada pandangan orang lain.

“Semoga kisah ini menjadi pengingat bahwa Tuhan selalu ada untuk kita, menjaga dan melindungi mereka yang tulus dalam kebaikan,” kata Agus menutup ceritanya dengan senyum hangat.(Indra)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif