Ratusan Kaum Dhuafa Diberikan Santunan Sarung Dan Paket Sembako Oleh Lembaga KPK Nusantara Sumenep Dan LBH PHH

  • Bagikan

 

 

 

 

JELAJAHPERKARA.COM || SUMENEP- Rasa kemanusiaan umat manusia diuji dengan adanya pandemi yang berkepanjangan. Manusia seolah dilemparkan sebuah pertanyaan besar, mengenai bagaimana cara bersikap dan bagaimana cara berempati tinggi untuk mempedulikan nasib sesama. Karena tidak bisa dipungkiri kepedulian terhadap orang lain layaknya sebuah cahaya yang dibutuhkan bagi kegelapan.

Demi mewujudkan sebuah Lembaga yang menginspirasikan hal yang positif tentang sosial kemanusiaan, Lembaga KPK Nusantara DPC Sumenep dan LBH Peduli Hukum &Ham Kembali menyelenggarakan kegiatan sosial Ramadhan untuk yang kesekian kalinya dengan menyisir ke 5 Desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Minggu, 09/05/2021.

Kegiatan yang di komandoi Andi Kusmanto tersebut bertujuan hanya ingin mengharap Ridho dari Allah SWT dalam mengaplikasikan keluhuran budi dan mewujudkan Hablum Minallah Wahablum Minannas. Karena dalam esensi sebuah ibadah, pengabdian seorang hamba tidak cukup hanya dilakukan secara vertikal saja. Akan tetapi, semakin lebih baik tatkala manusia bisa memberikan manfaat kepada manusia lainnya dalam amaliyah sosial.

Dalam agenda kegiatan sosial tersebut dimulai pada minggu pagi tanggal 09 Mei 2021. Pergerakan sosial Lembaga KPK Nusantara Sumenep dan LBH Peduli Hukum & Ham di amanat tugaskan kepada Sekretaris LBH Lufsyatul Jannah (VIVI) oleh Andi Kusmanto untuk menyisir ke 3 Desa di Sumenep untuk pembagian Ratusan sarung & Ratusan sembako kepada kaum dhuafa yakni di Desa Nambakor, Desa Pamolokan dan Desa Saronggi.

Namun jelang waktu berbuka puasa, Lembaga besutan Andi Kuswanto tersebut berkoolaborasi dengan Humas KSB Slamet Adi Sutiyono SE untuk mendatangi kaum difabel atau disabilitas yang beralamat di Jln Diponegoro Gang IX no 128 RT 02 RW 02 kelurahan Karang Duak, Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep yang tidak pernah sama sekali tersentuh oleh bantuan apapun dari pemerintah.

Dan yang terakhir memberikan santunan kepada kaum dhuafa bernama Sahrawi (85) di Jln KH. Zainal Arifin RT 01 RW O6 Desa Pandian.

Sebagai Ketua KPK Nusantara DPC Sumenep dan LBH Peduli Hukum & Ham, Andi Kusmanto mengatakan bahwa apa yang ia lakukan hanya sekedar ingin merasakan indahnya berbagi, karena keberkahan dalam berbagi kepada kaum dhuafa tersebut menurutnya tidak hanya memberikan kebahagiaan rohaniyah namun juga akan ada doa yang mengalir untuk tiap individu beserta keluarga.

“Kami hanya ingin merasakan bagaimana menjadi mereka, dan ingin melihat senyuman kebahagiaan mereka para kaum dhuafa yang benar – benar membutuhkan pertolongan. Semoga santunan tersebut bisa bermanfaat dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H,” tutur Andi Kusmanto.

Kegiatan sosial ini, Lanjut Andi, tidak lepas dari nilai – nilai kehidupan manusia untuk saling tolong – menolong, saling menyayangi satu sama lain, saling mengasihi dan saling membantu. “Memberi dan berbagi adalah cara manusia meneladani dan mengerjakan sifat Ilahiah yang Pengasih dan Penyayang. Tindakan ini akan mendatangkan arus balik energi yang menciptakan kebahagian kepada individu pemberi,” imbuh Andi melanjutkan perkataannya.

Andi berharap kepada semua anggotanya agar sifat peduli dan rasa empati kepada sesama bisa diterapkan terus menerus ditengah kehidupan bermasyarakat.

“Dalam kegiatan ini nantinya kita akan mendapat banyak pelajaran, terutama yang tekait dengan lingkungan masyarakat, kita sebagai makhluk hidup yang memiliki akal memiliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, selain itu juga membantu dalam pembentukan sikap dan karakter yang punya kepekaan sosial,” tukasnya.

Sementara itu Sekretaris LBH Peduli Hukum & Ham Lufsyatul Jannah yang biasa disapa VIVI juga berharap agar semua santunan sosial yang diberikan kepada kaum dhuafa selama bulan suci Ramadhan dapat membantu meringankan beban ekonomi mereka ditengah Pandemi Covid 19.

“Somoga semua bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” harapnya

Disisi lain, Keluarga dari penyandang Disabilitas bernama Bagus ( 31) yang selama 11 tahun merawat adiknya (Dewi ) berharap kepada pemerintah agar ada kebijakan yang sekiranya dapat meringankan beban keluarganya yang sudah tidak berdaya lagi.

“Saya berharap kepada pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep untuk tidak menutup mata agar memperhatikan keadaan adik saya sebagai penyandang Disabilitas selama belasan Tahun” pungkasnya.

Sementara, Humas Informasi Komunitas Bersatu (KSB) Slamet Adi Sutiyono SE berharap agar solidaritas Kegiatan sosial yang di pelopori oleh Andi Kusmanto dan Kawan kawan KSB yang lain mendapatkan Ridho Allah.

“Semoga perjuangan Lembaga KPK Nusantara Sumenep dan Rekan- rekan Komunitas Sumekar Bersatu ( KSB ) dalam menggelar Aksi kemanusiaan Dilimpahkan keberkahan dan diridhoi oleh Allah SWT,” pungkasnya.

(Igusty)

  • Bagikan