๐Ÿ‘๏ธ Dilihat: 428.865 kali

Tanjungpura ~Hujan deras yang mengguyur wilayah Tanjung Pura dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir, termasuk lingkungan sekitar Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Pura. Meski jajaran rutan sendiri ikut terdampak, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk bergerak membantu masyarakat sekitar yang mengalami kondisi lebih berat.

Pada malam hari, dengan kondisi penerangan minim dan air yang masih menggenang hingga betis orang dewasa, para petugas Rutan Tanjung Pura turun ke Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura. Mereka menyusuri jalan-jalan yang tergenang demi memastikan bantuan dapat disampaikan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan paket sembako, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang aktivitasnya lumpuh akibat banjir. Warga menyambut dengan haru, merasa terbantu di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Dalam keterangannya, jajaran Rutan Tanjung Pura menegaskan bahwa meski mereka juga merasakan dampak banjir, semangat untuk berbagi tidak boleh padam. Mereka menganggap bahwa menghadapi bencana adalah tugas bersama, dan uluran tangan sekecil apa pun dapat membawa kelegaan bagi masyarakat.

Masyarakat yang terdampak turut menyampaikan terimakasih:

โ€œKami ucapkan banyak terimakasih kepada Komisaris Jenderal Polisi Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Tanjung Pura Fransisco Pandia, S.H atas wujud kepedulian terhadap kami. Semoga kebaikan yang di sebarkan kembali dengan kebaikan pulaโ€.

Walaupun Rutan Tanjung Pura turut terdampak banjir, tetapi tidak menyurutkan semangat seluruh jajaran untuk terus berbagi kepada sesama, terutama di kondisi saat ini,โ€ ujar salah satu petugas di lokasi kegiatan.

Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian, bahwa dalam cobaan seperti banjir, kekuatan terbesar justru lahir dari kebersamaan. Rutan Tanjung Pura berharap aksi ini dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah

Indra/humas