Berita  

Tambang Pasir Ilegal di DAS Gunakan Alat Berat Galian C, TKPnya Dekat Polsek Perdagangan Pengusahanya Seorang Marga Nasution, TKP di Desa Bandar Gunung Rusman Sinaga


 

 

Simalungun,jelajahperkara.com| Sekitar Pukul 14.00 Wib pada Kamis 23 Mei 2024 ini, Pihak media jelajahperkara.com menghubungi Kanit Reskrim Polsek Perdagangan Iptu Fritsel Sitohang soal adanya marak Tambang ilegal di wilayah hukum Polsek Perdagangan tepatnya dekat Polsek Perdagangan Desa Perdagangan 1 dikelola oleh Seorang Marga Nasution dan Desa Bandar Gunung disebut-sebut dikelola oleh Rusman Sinaga.

Saat berkomunikasi dengan Kanit Reskrim Polsek perdagangan Iptu Fritsel Sitohang dalam statementnya telah mencatat titik lokasi tambang ilegal sekaligus pelaku yang dimaksud, Iptu Fritsel juga mengatakan akan turunkan Anggota untuk proses Lidik tentang adanya kegiatan tambang ilegal tersebut.

Terkait Proses hukum soal maraknya tambang ilegal di wilayah hukum Polsek Perdagangan, Kata Iptu Fritsel, Pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Polres Simalungun.

Informasi adanya Marak penambangan ilegal di wilayah hukum Polsek Perdagangan tersebut, berawal dari pihak media jelajahperkara.com mendapat informasi dari masyarakat, selanjutnya jelajahperkara.com mendatangi tempat-tempat lokasi tambang ilegal yang dimaksud. saat dilokasi penambangan tersebut terjadi di sungai menggunakan alat pengangkut jenis truck colt diesel, alat sedot khusus penambangan pasir dan alat berat galian c jenis Beko.

Saat dilokasi, tidak ada Plank Izin Usaha Pertambangan (IUP) sedangkan kegiatan tambang ilegal tersebut beroperasi di daerah aliran sungai, pengambilan pasir dari dalam sungai tersebut diambil melalui alat berat galian c jenis Beko dan mesin sedot khusus penambangan Pasir.

Perlu diketahui bahwa dengan beroperasinya tambang ilegal Diwilayah hukum Polsek Perdagangan tersebut telah membuat warga Resah, warga setempat sangat menghiraukan dikemudian hari akibat penambangan yang terus menerus beroperasi berdampak pada masyarakat setempat seperti terjadinya longsor.

Selain meresahkan warga setempat, Kegiatan pertambangan ilegal merupakan Suatu perbuatan yang melanggar hukum yang seharusnya tugas dari pada Kepolisian setempat yaitu Polsek Perdagangan.

Perlu diketahui, Kegiatan Tambang ilegal merupakan kegiatan yang melanggar hukum atau melanggar UU RI No. 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, Pada Pasal 158 tersebut bahwa orang yang melakukan Penambangan tanpa izin dipidana Penjara lama 5 Tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000 (seratus milyar).

Masalah maraknya tambang ilegal Diwilayah hukum Polsek Perdagangan ini, diwajibkan Kanit Reskrim Polsek perdagangan Iptu Fritsel Sitohang melaksanakan proses hukum terhadap tambang ilegal yang diduga dikelola oleh Rusman Sinaga dan Seorang Marga Nasution pada lokasi tambang ilegal yang dimaksud.

Persada Bhayangkara.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif